Thursday, 1 December 2016

TENGGELAM

Kurangkai indah namamu sebagai penyuluh jiwa
Malam ini biar langit bergoncang
Kesan cintamu tak pernah goyang
Sinar yang dulu, malap tak pernah sekali
Apalagi cahaya yang kau bias,
Kehangatannya tak pernah mati.

Biar jauh jasad, jiwa tetap bersatu
Aku nampak harapanmu 
pada setiap butir bintang 
yang bergantung di langit
timbul hanya bersama gelap,
Kerdipan yang begitu kerdil 
di pandangan mata manusia
yang jahil tentang kemanusiaan.
Tapi untuk kau dan aku, 
di sana kamus kenangan, 
di sana hidupnya harapan.

Mungkin tak mampu kuselam lautan dalam
Namun bila menatap langit,
Aku tenggelam ke dasarnya.

Post a comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search