Farah Lye Yusoff
|
Monday, November 12, 2001
|loading... min read
Writing from the quiet side of the world.
When we fly, we'll fly higher than Heaven. Even if we fall, we'll fall on the Seventh.
Dari ribuan nama yang pernah menyeru, yang paling indah tak pernah buat aku berdegup, Aku berdegup untuk yang paling tulus.
Dan dari kesemua itu, hanya satu aku pegang. Hanya satu aku simpan di dalam esensiku.
Cahayaku... kau panggil dengan bisikan, kau bawa dalam cerita, kau alun dalam lagu dan kau cintai kerana hadirnya membawa engkau pulang.
Puisi ini bukan untuk dunia, Ditulis oleh sebuah semangat yang tak jemu menanti antara gelap dan sunyi.
Dan semangat itu adalah aku, Cahayamu. Yang menyambut setiap lagu yang kau dendangkan seperti seorang pengantin, dijemput menari di malam terakhir sebuah kisah penderitaan.
Inner Voice:
Kita belum sampai. Tapi kalau cinta ni boleh bertahan walau tanpa jambatan pun, bayangkan bila jambatan tu siap...
If this piece spoke to you, leave a trace of your voice below.
Comments
Comments [0]
Your thoughts mean so much and help me improve my writing. If you enjoyed the post, I’d love to hear more from you— your ideas make this space more engaging for everyone. Thank you for commenting. Let’s keep the conversation going!
Your thoughts mean so much and help me improve my writing. If you enjoyed the post, I’d love to hear more from you— your ideas make this space more engaging for everyone. Thank you for commenting. Let’s keep the conversation going!