Memuatkan resonansi…

Keroncong Keretapi Malam


Kau menjemputku,

memujuk hariku 

mendengar waktu.


Suara bergema tanpa kata, 

Tanpa bahasa.

Hanya makna yang kukenal

dari getar cahaya asal

menjadi bekal.


Kau mengundang rindu

Bersama bait-bait 

yang kuratah, aku kunyah

menjadi daging dan darah.


Dan bila darah tak lagi merah

Daging mula mengering, 

Yang kukenal hanya rasa

dari getar makna

menerobos di segenap 

rongga jiwa.

Inner Voice:
Keroncong Keretapi Malam is a song about time, meaning, longing and the things we carry through our journey.

It was written from the image of a midnight train arriving at an old railway station, where words become sound, sound becomes meaning, and meaning becomes something we carry with us.

Not every reader is chosen to share:

The Endless Resonance

Struggling with something? Let Us Know
Comments

Comments [0]