Wednesday, 5 May 2021

ALADDIN

Dulu hidupnya susah; 
Kais pagi makan pagi, 
kais petang makan petang. 
Bila tak kais, berlaparlah dia. 
Kembong perutnya sampai berangin, 
lalu dia cuba memecah cermin. 

Dan dia pun bersahabat 
dengan sang setan yang jahat. 
Hidupnya sekelip mata bertukar 
seperti kulitnya sang ular. 
Sekelip mata menjadi kaya raya, 
melolong dia ditimbun harta. 

Bina rumah yang besar-besar, 
habis ditarah semua belukar. 
Berderet di jalan menjalar-jalar 
keretanya yang mewah-mewah. 
Kulit binatang habís dilapah 
menjadi pakaiannya yang indah-indah. 

Apa dihajat, semua dia dapat,
tak perlu keringat, dia gosok saja
Macam Aladdin dengan lampu saktinya.

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search