SEPI


Aku mau melihat dia tiap hari
walau tanpa kata dan bicara,
cukup hanya dengan menatap dia
cukup dengan senyuman
cukup sekadar lirikan mata,
aku terpesona.

Lalu dengan mata, rambutnya kuusap
dengan senyuman, wajahnya kutatap
dalam sejuta imaginasi,
kubelai hatinya dengan jiwa ini.

Saat yang berlalu begitu singkat
sayang, aku tak punya kuasa
untuk menghentikan waktu
kalaulah aku memiliki kuasa itu
pasti...
Pasti tak akan aku ubah satu apapun
kerana lengkap kesepian ini
dengan kewujudannya.

Ketika mata berbalas tatap
dalam dimensi tertaut hati
harapan pun berbunga, menggunung.

Tapi, apakah kata-kata yang bijak
untuk hatimu kumenangi?
atau kata-kata itu
telah kau dengar dari mataku?

Pedih
pedih yang buat aku mengerti nikmat cinta
yang hanya difahami sepi.


SEPI SEPI Reviewed by Ray FL on Tuesday, March 17, 2015 Rating: 5
Powered by Blogger.